PENYAKIT KULIT NON INFEKSI

Status :
Stok Tersedia
Kategori :
Kesehatan
Rp. 90.000
Qty :

JUDUL: PENYAKIT KULIT NON INFEKSI

PENULIS: Dr. dr. Dwiana Savitri, SpD.V.E.FINSDV. 

SINOPSIS: 

Penyakit kulit non-infeksi adalah penyakit kulit yang tidak disebabkan oleh kuman patogen ataupun ditularkan. Banyak penyakit kulit non-infeksi memperlihatkan manifestasi yang berbeda pada bayi dan anak-anak. Penyakit-penyakit tersebut antara lain: Pityriasis alba, merupakan jenis eksim atau dermatitis atopik yang paling sering dialami oleh anak-anak dan remaja usia sekitar 3–16 tahun, Pityriasis rosea juga termasuk salah satu jenis penyakit kulit tidak menular. Penyakit kulit ini ditandai dengan munculnya ruam bersisik yang berbentuk bulat atau oval di area dada, perut, atau punggung. sangat gatal, tapi bisa juga tidak gatal. Psoriasis adalah penyakit autoimun dan inflamasi yang sering muncul dan ditandai dengan merah, plak yang meradang.  Pemfigus atau pemfigus vulgaris adalah gangguan kulit serius yang ditandai dengan lepuhan di kulit atau bagian dalam mulut, hidung, tenggorokan, dan kelamin. Lepuhan tersebut mudah pecah dan meninggalkan bekas luka yang rentan terinfeksi. Pemfigus merupakan penyakit kulit yang jarang terjadi, tetapi dapat menyebabkan kematian bila tidak segera ditangani. Pemfigus bisa terjadi pada semua kelompok usia, tetapi lebih sering dialami oleh orang usia 50–60 tahun. Meski begitu, pemfigus tidak termasuk penyakit kulit yang menular. Urtikaria adalah kelainan pada kulit berupa bentol berwarna merah sebagai reaksi pembuluh darah terhadap berbagai sebab. Dalam istilah nonmedis, dikenal dengan biduran, yang terakhir adalah miliaria yang sering dikenal sebagai biang keringat kelainan kulit yang muncul akibat tersumbatnya saluran keringat diikuti rasa gatal, panas dan kemerahan penyakit ini sering terjadi pada bayi dan bukan penyakit serius namun apabila dibiarkan akan menyebar luas dan mengakibatkan anak rewel.