Bioaktif dan Perspektif Usaha Kopi Mangrove

Status :
Stok Tersedia
Kategori :
Pendidikan
Rp. 80.000 Rp. 90.000
Qty :

JUDUL: Sumartini,

PENULIS: Kurnia Sada Harahap, S.Pi., M.S.T.Pi.
Sumartini, M.Sc.

SINOPSIS: 

Indonesia adalah negara maritim dan kepulauan yang terdiri dari 17.508 pulau dan panjang pantai kurang lebih 81.000 km. Wilayah perairan Indonesia berupa pesisir dan lautan mempunyai peranan yang sangat penting bagi kehidupan dan penghidupan penduduk Indonesia karena kaya akan sumber daya hayati maupun non hayati. Salah satu sumber daya alam yang terdapat di wilayah pesisir adalah hutan mangrove.

Kopi adalah minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Kopi bisa terjual sekitar 124.636 juta kantong dengan berat kantong sebesar 60 kg dan menunjukkan peningkatan di tahun berikutnya. Kopi merupakan minuman yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat modern, karena kopi dapat menghilangkan lelah dan meningkatkan level konsentrasi yang membuat kerja lebih efisien. Kopi juga sudah menjadi gaya hidup dan kebiasaan hidup banyak orang, sekitar 40% orang di dunia memulai harinya di pagi hari dengan meminum kopi.

Beberapa efek negatif kopi seperti kafein yang menyebabkan candu. Salah satu bahan yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kopi tanpa kafein adalah buah mangrove. Selain karena ketersediaannya yang melimpah, bakau juga memiliki senyawa bioaktif yang dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan fungsional yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Produksi dan pemasaran kopi telah banyak dilakukan dan diteliti di Indonesia terutama oleh UMKM di masyarakat pesisir, hal ini sangat menunjang untuk potensi pertumbuhan ekonomi di lingkup UMKM Masyarakat pesisir dan ekosistem mangrove.